Tujuan ASEAN Didirikan, Beserta Sejarah (Pembahasan Lengkap)

November 26, 2023

Tujuan ASEAN memiliki latar belakang dan juga kemauan yang sangat mulia yaitu untuk bersama-sama memajukan kehidupan dan juga perekonomian di kawasan regional Asia Tenggara. ASEAN ini terbentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok Thailand.

Apabila dihitung, maka pada tahun 2022 ini sudah berumur sekitar 55 tahun. Perkumpulan negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini terbentuk tidak lepas dari prakarsa para pemimpin bangsa yang terdahulu dengan tujuan dan niat yang baik mempersatukan negara-negara di Asia Tenggara.

Sejarah Terbentuknya Organisasi ASEAN

Asia Tenggara merupakan bagian dari kawasan benua Asia yang sekitar tahun 1960-an masih mengalami berbagai masa sulit. Indonesia sendiri saat itu baru merdeka sekitar 15 tahun-an. Pada masa ini pergolakan politik di Indonesia juga masih sangat labil.

Tidak berbeda dengan negara-negara ASEAN lainnya, bahkan masih ada juga yang mengalami berbagai konflik militer baik itu dengan negara barat ataupun peperangan antar blok. Saat itu masih ada peperangan antara Blok Barat yang dikomandoi oleh Amerika Serikat.

Dan juga blok Timur yang dikomandoi oleh Uni Soviet. Ada beberapa negara di Asia Tenggara seperti Filipina dan juga Vietnam yang menjadi basis komando untuk blok Barat maupun Blok Timur. Mereka menggunakan negara-negara kecil untuk berperang dan menimbulkan banyak korban berjatuhan.

Indonesia dan Malaysia saat itu dilanda konflik bilateral akibat adanya persaingan. Selain itu, Vietnam, Laos, dan Kamboja juga mengalami konflik militer yang menyebabkan negara-negara di kawasan ini menjadi sulit maju pada saat itu. 

Berbagai permasalahan ini mendorong para pemimpin yang ada saat itu untuk membentuk situasi yang aman serta damai utamanya di kawasan regional Asia Tenggara. Hal inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya tujuan ASEAN yang masih eksis sampai saat ini.

Pemrakarsa Pendiri dan Tujuan ASEAN

Dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai organisasi ekonomi dan juga geopolitik yang merasa memiliki kesamaan nasib dan juga visi khususnya untuk negara-negara di wilayah Asia Tenggara.

Berdirinya organisasi ini dimulai dari pertemuan 5 orang menteri luar negeri masing-masing negara anggota yang nantinya disebut sebagai pemrakarsa pendirian ASEAN. Pertemuan ini diadakan di ibukota negara Thailand yakni Bangkok pada tanggal 5-8 Agustus 1967.

Pertemuan membicarakan banyak hal tentang politik dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara, membuat kawasan ini bersatu secara politik dan juga perdagangan. Sebagai contoh salah satunya, masyarakat ASEAN tidak perlu mencari visa apabila bepergian di wilayah regional Asia Tenggara.

Hal tersebut hanyalah merupakan salah satu kebijakan yang bisa dinikmati hingga saat ini. Deklarasi ASEAN tersebut dinamakan deklarasi Bangkok dimana pemrakarsanya adalah:

H. Adam Malik sebagai Menteri Luar Negeri Negara Indonesia

Tun Abdul Razak sebagai Wakil Perdana Menteri Malaysia

Baca Juga:  Relief Adalah: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Jenis, Contoh Dll

Sinnathamby Rajaratnam sebagai Menteri Luar Negeri Singapura

Narsisco Ramos sebagai Menteri Luar Negeri Filipina

Thanat Koman sebagai Menteri Luar Negeri Thailand

Selanjutnya kelima orang dan lima negara ini disebut sebagai pemrakarsa atau pendiri ASEAN. Dibarengi juga negara-negara lainnya yang akhirnya nanti masuk ke dalam organisasi regional ini.

Negara Anggota ASEAN

Pada awal terbentuknya hanya ada 5 negara anggota ASEAN seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Untuk lebih mengenal kembali, maka bisa dibahas lebih lanjut tentang masing-masing negara tersebut. 

1. Indonesia 

Masuk anggota ASEAN sebagai pemrakarsa di tanggal 8 Agustus 1967. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki luasan wilayah yang sangat besar di kawasan ASEAN. Posisinya yang strategis juga membuatnya menjadi sangat efektif untuk titik silang perekonomian dunia.

2. Malaysia

Sama dengan Indonesia, Malaysia juga terlibat sebagai pemrakarsa ASEAN dan masuk sebagai anggota di tanggal 8 Agustus 1967. Negara tetangga Indonesia ini memiliki 13 negara bagian dan juga 3 negara federal. Bentuk pemerintahannya adalah demokrasi parlementer dengan sistem monarki konstitusional.

3. Thailand

Merupakan salah satu negara yang cukup maju secara perekonomian di Asia Tenggara mendapat julukan sebagai negeri gajah putih. Thailand juga masuk ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967. Kepala negaranya adalah seorang raja dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional.

4. Singapura

Saat ini bisa dikatakan negara ini menjadi negara yang paling maju perekonomiannya di wilayah Asia Tenggara. Singapura bisa membangun berbagai gedung mewah dengan kualitas kelas atas meski luas wilayahnya relatif sempit. Singapura dipimpin seorang presiden dan perdana menteri.

5. Filipina

Filipina juga bergabung ke dalam ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967 sebagai salah satu pemrakarsa. Negara memiliki sistem pemerintahan berbentuk demokrasi. Filipina dipimpin oleh seorang presiden. Negara ini membawa misi perdamaian dan juga tujuan ASEAN yang baik. 

6. Brunei Darussalam

Brunei baru merdeka dari Inggris pada tahun 1984, sehingga mereka masuk ASEAN pada tanggal 7 Januari 1984. Dari segi perekonomian, negara ini memiliki cadangan minyak mentah yang sangat kaya. Bentuk negaranya adalah kesultanan yang berlandaskan Islam.

7. Vietnam

Negara ini baru masuk anggota ASEAN sejak 28 Juli 1995. Negara ini juga pernah dilanda perang saudara yang mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Perekonomiannya sekarang berkembang pesat di bidang pertanian, manufaktur, infrastruktur, ritel, dan lain sebagainya.

Bentuk negara berupa negara komunis dengan kepala negara dijabat oleh seorang presiden. Sedangkan untuk urusan pemerintahan dipegang oleh seorang perdana menteri.

8. Laos

Negara ini memutuskan untuk bergabung dengan ASEAN pada tanggal 23 Juli 1997. Republik Demokratik Rakyat Laos sebenarnya sudah berdiri dari tahun 1975. Laos memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah dan juga banyak peninggalan bersejarah.

Baca Juga:  Download CPU Z Apk Pro (Versi Terbaru) For Android & PC

9. Myanmar

Negara ini bergabung dengan ASEAN, saat organisasi ini berulang tahun yang ke-30. Tepatnya adalah pada tanggal 23 Juli 1997. Myanmar menganutsistem republic dengan kepala negara seorang presiden. Namun hingga saat ini masih ada kemelut karena negara ini masih dikuasai oleh junta militer.

10. Kamboja

Kamboja baru bergabung dengan ASEAN pada tanggal 30 April 1999. Negara ini terkenal sebagai eksportir produk garmen yang menjadikannya sebagai salah satu negara dengan perkembangan ekonomi cukup pesat. Sistem pemerintahaan berbentuk monarki dipimpins seorang raja.

11. Timor Leste

Negara ke-11 yang baru saja masuk menjadi anggota ASEAN adalah Timor Leste. Negara ini baru merdeka dari Indonesia sejak tahun 2002. Setelah berselang 10 tahun menjadi negara anggota ASEAN meski belum menjadi anggota tetap pada tanggal 20 November 2022.

Tujuan ASEAN Dibentuk Pada masa Awal

Adapun tujuan dari pembentukan ASEAN adalah untuk mengembangkan ekonomi, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan juga berbagai sektor lainnya. Negara-negara di kawasan ini bersekutu untuk bisa meningkatkan kemampuannya dan memperkuat segala sektor. 

1. Mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan kebudayaan, dan kemajuan sosial

Dalam hal ini yang dimaksudkan adalah untuk adanya kerjasama bilateral antar negara di dalam bidang ekonomi misalnya saling melakukan ekspor impor atau tukar komoditas bahan pangan, teknologi dan yang lainnya. Selain itu juga penting untuk selalu bertukar misi kebudayaan demi kemajuan bersama.

2. Perdamaian dan stabilitas regional

Maksudnya adalah kerjasama dalam bidang perdamaian dan keamanan. Cara melakukannya adalah dengan menghormati ketertiban hukum dan juga keadilan masing-masing wilayah negara sehingga bisa tercapai keamanan secara regional.

3. Peningkatan kerjasama antara negara

Sesama negara dalam satu wilayah regional seringkali memiliki permasalahan yang mirip an bisa diselesaikan secara bersama. Beberapa permasalahan yang termasuk dalam kepentingan bersama seperti ekonomi, keteknikan, sosial, administrasi, ilmu pengetahuan, dan yang lainnya.

4. Peningkatan perdagangan regional

Secara umum tujuan dibentuknya organisasi ini adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan wilayah negara ASEAN. Untuk itu kerjasama dalam bidang pertanian, perdagangan, industri, akan sangat efektif untuk dapat dilakukan.

Tujuan ASEAN Pada Masa Kini

Setelah mengetahui tujuan ASEAN dibentuk, maka selanjutnya pada masa-masa berikutnya pembentukan organisasi ini memiliki beberapa maksud dan tujuan yang lebih daripada kerjasama ekonomi, budaya, dan juga sosial. Adapun tujuannya adalah:

1. Melakukan Pengkajian Wilayah Asia Tenggara

Selanjutnya organisasi ini ingin membuat kajian tentang wilayah Asia Tenggara secara umum untuk bisa memaksimalkan potensinya. Tujuannya tentu untuk bisa bersaing di pasar dunia secara lebih terbuka. Untuk itu harus dikaji terlebih dahulu segala potensi yang ada.

Baca Juga:  Resep Perkedel Kentang Rebus dan Daging Yang Unik

2. Kerjasama yang Simultan

Tentunya setiap negara ingin membentuk kerjasama yang baik antara satu wilayah dengan lainnya. Sehingga nantinya kerjasama yang terbentuk bisa dilakukan dalam rentang waktu yang lama juga berkesinambungan.

3. Pembangunan berkelanjutan

Saat ini dunia tengah fokus dengan pengembangan pembangunan berkelanjutan yang bisa menjaga sumber daya alam yang ada dengan tidak mengeksploitasi secara besar-besaran. Pelestarian kawasan hutan dan wilayah pesisir, pelestarian budaya juga menjadi salah satu tujuan ASEAN

4. Pengembangan Sumber Daya Manusia

Selain sumber daya alam yang mungkin bisa habis, salah satu hal yang sangat penting untuk dikembangkan adalah sumber daya manusia. Berbagai kerjasama di dalam pengembangan SDM dilakukan untuk menghasilkan tenaga yang terampil dan unggul.

5. Mengantisipasi Tantangan Lintas Batas

Dalam persaingan global, tentunya da berbagai tantangan dan hambatan untuk setiap negara bisa maju. Untuk itu, memiliki sekutu dalam ruang lingkup regional akan memudahkan kerjasama dan juga pelaksanaan antisipasi tantangan yang hadir dalam segala bidang.

6. Peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat

Setiap negara tentunya memiliki cita-cita untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warganya. Suatu negara dapat dikatakan maju apabila sebagian besar atau seluruh warganya bisa hidup dengan layak diatas garis kemiskinan.

7. Membangun lingkungan yang aman 

Keamanan tidak hanya dalam bentuk peperangan dan juga ancaman dari luar. Akan tetapi juga pengaruh serangan siber, obat-obatan terlarang, pengaruh budaya negatif yang tidak sesuai dengan adat ketimuran. Untuk itu organisasi ASEAN hadir demi bisa membentengi hal tersebut.

8. Mengenali Identitas Masing-Masing

Semua negara memiliki ciri khas dan kekuatannya masing-masing. Untuk itu harus lebih menggali potensi dan juga pengenalan terhadap budaya sendiri sehingga tidak terjadi krisis identitas. Untuk itulah ASEAN hadir di tengah-tengah masyarakat.

9. Orientasi Pada Rakyat

Kekuatan dari sebuah negara adalah tentang rakyatnya. Sebuah negara tidak dapat terbentuk apabila tidak ada rakyat. Untuk itu pembangunan manusia dan rakyat di kawasan ASEAN harus lebih digalakkan kembali demi terciptanya masyarakat madani yang berpendidikan.

Itulah beberapa tujuan ASEAN, negara pendiri, negara anggota, dan juga sejarah keikutsertaan dari masing-masing negara. Organisasi regional ini ada untuk saling mendukung, bekerjasama demi tercapainya sebuah impian untuk masyarakat Asia Tenggara yang lebih sejahtera.

Baca Juga Artikel Lainnya:

Sejarah Akuntansi Dunia dan Indonesia (Secara Lengkap)

15 Desember Memperingati Hari Apa? Dan Apa Sejarahnya?

14 Desember Memperingati Hari Apa, Yuk Simak Penjelasannya!

Imperialisme Adalah Jenis, Tujuan dan Contohnya (Lengkap)

Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme Menurut Para Ahli

Apa Perbedaan SNBT dan SNBP 2023, Jalur Masuk PTN 2023

The post Tujuan ASEAN Didirikan, Beserta Sejarah (Pembahasan Lengkap) appeared first on Ayovaksindinkeskdi.

Artikel Terkait

fa-home
Home
fa-user
Account
fa-shopping-cart
Cart
fa-search
Search