Kenapa Orang Enggan Membayar Utang?

Cindypurbasari April 15, 2023
WE Trivia, Yogyakarta –

Manusia memiliki kebutuhan dan keinginan yang harus dipenuhi dengan uang. Namun, ketika uang yang dimiliki tak cukup, utang dijadikan jalan untuk memenuhinya.

Sebagian orang pun berusaha keras mengelola keuangannya untuk melunasi utang. Sayangnya, sebagian lainnya justru enggan membayarnya. Padahal, utang merupakan tanggung jawab yang wajib untuk dilunasi.

Baca Juga: Kenapa Orang Kaya Masih Berutang meski Sudah Punya Banyak Uang?

Melansir Ramsey Solutions, berikut beberapa alasan yang membuat orang enggan membayar utang.

1. Mewajarkan Utang

Utang memang bukan sesuatu yang mengejutkan. Bahkan, 77 persen warga Amerika Serikat (AS) memiliki beberapa jenis utang. Artinya, 8 dari 10 orang di sana berutang.

Karena utang dianggap sebagai hal yang wajar, orang jadi enggan melunasinya. Padahal, 1 dari 5 orang AS terjerat masalah akibat utang sejak Juni 2022.

2. Merasa Masih Punya Banyak Waktu

Karena merasa utangnya bisa dilunasi di tahun-tahun berikutnya, orang jadi memilih menunda tanggung jawabnya itu. Padahal, semakin lama ditunda, semakin lama pula utang itu lunas. Bahkan, kalau tak segera bertindak, jumlahnya bisa menjadi berlipat ganda, terutama untuk utang yang dikenakan bunga.

3. Penghasilan Kurang

Beberapa orang mengambil utang tanpa memikirkan kemampuan mereka untuk melunasinya. Karena penghasilannya pas-pasan, mereka kesulitan menyisihkan uangnya untuk membayar utang. Pada akhirnya, mereka berusaha berkelit dari tanggung jawab tersebut.

4. Enggan Berhemat

Terkadang utang bukan soal penghasilan yang besar, tetapi tentang menghemat pengeluaran. Beberapa orang sebenarnya punya cukup penghasilan untuk membayar utangnya. Namun, mereka enggan “berkorban” dan memilih membelanjakan uangnya untuk keinginan mereka. Akibatnya, kewajiban membayar utang itu ditunda-tunda.

5. Anggaran Berantakan

Beberapa orang yang berutang bahkan tidak tahu berapa banyak utang yang mereka miliki. Pasalnya, mereka tidak melacak ke mana perginya uang mereka setiap bulan. Mereka tidak memperhitungkan keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. Akibatnya, alih-alih dibayar, utang malah bertambah karena buruknya perencanaan anggaran.

Baca Juga:  Jenis Bisnis Startup Inovatif dan Strategi untuk Menjalankannya


Artikel Terkait

fa-home
Home
fa-user
Account
fa-shopping-cart
Cart
fa-search
Search