Kenapa Karyawan Ingin Resign?

Cindypurbasari April 15, 2023
WE Trivia, Blitar –

Perusahaan tahu betul betapa mahalnya perputaran karyawan dan memerlukan pekerja terampil untuk menekan biaya tersebut seminimal mungkin. Namun, faktanya, sejumlah karyawan tidak bisa dipertahankan karena memutuskan untuk resign.

Kondisi tersebut jelas memberikan dampak negatif pada perusahaan, baik pada biaya finansial untuk penggantian karyawan maupun moral rekan kerja mereka. Karenanya, perusahaan harus mengetahui alasan karyawan mengajukan resign.

Baca Juga: Kenapa Atasan Lebih Memilih Anda Resign daripada Dipecat?

Alasan Karyawan Resign

Mengutip laman Glassdoor, berikut ini adalah alasan umum kenapa karyawan meninggalkan pekerjaannya.

1. Kurang Dihargai

Karyawan resign karena kerja keras dan loyalitasnya tidak dihargai oleh perusahaan. Penghargaan ini bisa berupa pengakuan verbal, memberikan umpan balik positif, ataupun insentif finansial yang lebih.

2. Kompensasi Tidak Sesuai

Kompensasi yang tidak sesuai dengan kinerja juga menjadi alasan resign. Selain tidak adil, pengajuan kenaikan gaji pun ditolak, tanpa alasan dan transparansi yang jelas. Karenanya, karyawan merasa diremehkan dan tidak dihargai.

3. Work Life Balance, Waktu Istirahat, dan Fleksibilitas Tidak Memadai

Jam kerja yang ketat bisa mendorong karyawan untuk resign karena tidak ada work life balance, waktu istirahat, dan fleksibilitas yang memadai. Mereka pun memutuskan untuk mencari pekerjaan lain yang menawarkan 3 hal ini dengan lebih baik.

4. Tidak Ada Peningkatan Karier

Kebanyakan karyawan menginginkan promosi untuk peningkatan kariernya. Namun, jika perusahaan tempat mereka bekerja saat ini tidak ada kejelasan tentang kemajuan ini, bisa dipastikan karyawan memilih untuk beralih ke pekerjaan baru.

5. Manajer yang Buruk

Salah satu faktor terbesar yang berkontribusi pada banyaknya karyawan resign adalah manajer yang buruk. Manajer yang memiliki sikap arogan, ingin menang sendiri, tidak mengakui kesalahan, dan perilaku buruk lain membuat karyawan tidak betah.

Baca Juga:  6 Cara Menghilangkan Cegukan Terampuh Langsung Sembuh

Cara Menyampaikan Alasan Resign

Mengutip Indeed, berikut ini adalah cara menyampaikan alasan untuk resign saat wawancara kerja berikutnya dengan efektif dan profesional, yang bisa Anda terapkan.

1. Perjelas alasan resign

Sebelum wawancara, siapkan dahulu daftar alasan kenapa Anda ingin resign dan tujuan untuk pekerjaan berikutnya. Untuk menemukan alasan yang tepat, rujuklah pada minat, ambisi karier, dan value yang Anda miliki.

2. Tetap positif

Pastikan untuk tetap positif saat menjelaskan kenapa Anda resign meski alasannya negatif, tanpa menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya. Atasan lebih suka mempekerjakan kandidat jujur dan terbuka tentang bagaimana mereka menangani situasi sulit.

3. Jadilah profesional dan jujur

Anda tidak perlu membahas semua detailnya, namun pastikan untuk jujur dan profesional. Sampaikan informasi yang akurat dan apa adanya. Jika perusahaan melakukan kroscek pada perusahaan sebelumnya, Anda tidak akan dinilai berbohong yang mengancam peluang untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Kenapa Karyawan Harus Bisa Menegosiasikan Gaji?

4. Buat tanggapan singkat

Terakhir, sampaikan tanggapan Anda dengan singkat, relevan, positif, dan tidak bertele-tele. Jika pertanyaan bergeser ke arah negatif, alihkan fokus pada bagaimana keahlian dan pengalaman unik yang Anda peroleh dengan tetap menghormati perusahaan sebelumnya.


Artikel Terkait

fa-home
Home
fa-user
Account
fa-shopping-cart
Cart
fa-search
Search