Hari Tasyrik Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya!

December 6, 2023

Hari Tasyrik Dalam agama islam, hari-hari yang mempunyai keutamaan biasanya mendapat nama istilah.

Seperti ketika kita telah melewati kehidupan dalam setahun, selama itu ada sepuluh hari dalam 3 bulan yang mulia juga mengandung keutamaan daripada hari-hari biasa lainnya.

Contohnya saja pada bulan Dzulhijjah. Di bulan ini seluruh umat islam telah disyari’atkan untuk melaksanakan suatu ibadah yang tidak ada di bulan yang lain, yaitu melaksanakan ibadah berqurban.

Pada bulan inipun ada 3 hari yang mempunyai keistimewaan tersendiri selain dari 10 hari keutamaan yang disebutkan diatas.

Tiga hari istimewa itu dikenal oleh umat islam sebagai hari Tasyrik. Adapun penamaan hari tersebut tidak lepas dari peristiwa yang berkaitan dengannya.

Latar Belakang Penamaan Hari Tasyrik

Menurut ahli bahasa dan ahli fiqih mengenai pengertian dari hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah masuknya Hari Raya Idul Adha.

Hari tasyrik ini mempunyai sejarah yang mengkisahkan sebab akibat dari penamaan hari tersebut.

Salah satunya seperti yang tertera dalam Syarh Sahih Muslim dari seorang ulama’ besar bermadzhab syafi’I, Imam Nawawi.

Dengan nama lengkap Al-Imam Al-Allamah Abu Zakaria Yahya bin Syaraf An-Nawawi Ad-Dimasyqi, beliau pernah mengatakan bahwa :

Disebut tasyrik itu disebabkan kebiasaan masyarakat mendendeng atau menjemur daging hasil qurban di terik matahari. Dalam hadits telah disebutkan, bahwa hari tasyrik adalah hari untuk memperbanyak dzikir, takbir, dan lainnya “.

Kemudian dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Nubaisyah Al Hudzali, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda :
Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum “. (H. R. Muslim).

Yang dinamakan hari Tasyrik adalah 3 hari usai datangnya Hari Raya Qurban yang selama tiga hari tersebut umat muslim tidak diperkenankan untuk berpuasa.

Mengingat Nabi Muhammad SAW pun pernah melarang umatnya untuk berpuasa pada dua Hari Raya juga pada hari Tasyrik.

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الْفِطْرِ وَالنَّحْرِ. رواه البخاري ومسلم

Yang artinya : “ Nabi SAW melarang berpuasa pada hari (raya) Fitri dan Qurban (Idul Adha).” (H. R. Imam Al Bukhari dan Imam Muslim).

Baca Juga:  Download GCam Loader Apk Mod 2023 (IPhone & Android)

Menurut ajaran islam, hari Tasyrik merupakan hari berdzikir umat islam yang dimana pada hari tersebut para jamaah haji sedang berada di Mina, dan di hari itu juga mereka melemparkan jumroh.

Kapan Tanggal Jatuhnya Hari Tasyrik ?

Dalam penanggalan tahun arab, hari Tasyrik jatuh pada 3 hari setelah Hari Raya Idul Adha yang ditetapkan pada tangal 10 Muharram.

Jadi, hari Tasyrik dalam kalender islam (Hijriyah) bertepatan dengan tanggal 11, 12, hingga 13 Muharram.

Sedangkan dalam kalender Indonesia di tahun 2023 ini, hari Tasyrik masuk pada tanggal 29, 30 sampai 1 Juli.

Ibnu Hajar Al-Asqolani mengatakan, kalangan ulama’ berbeda pendapat mengenai jumlah pada hari Tasyrik.

Sebagian para ulama’ berpendapat bahwa jumlah hari itu ada 2, kemudian pendapat ulama’ lainnya mengatakan bahwasanya hari Tasyrik berjumlah 3 hari.

Namun diantara keduanya, pendapat yang paling banyak diketahui adalah yang berjumlah 3 hari. Sebagaimana bunyi hadits ini :

 وأيام التشريق ثلاثة بعد يوم النحر سميت بذلك لتشريق الناس لحوم الأضاحى فيها وهو تقديدها ونشرها في الشمس 

Yang memiliki arti : “ Hari Tasyrik adalah sebutan bagi tiga hari (11, 12, 13 Dzulhijjah) setelah hari nahar (10 Dzulhijjah). Tiga hari itu dinamai demikian karena orang-orang menjemur daging kurban di waktu tersebut, yaitu mendendeng dan menghampar daging pada terik matahari “. (H. R. Imam An-Nawawi).

Dalil Larangan Berpuasa Pada Hari Tasyrik

Senada dengan pernyataan yang telah disinggung diatas, larangan untuk berpuasa di hari Tasyrik disampaikan oleh sahabat nabi yang merupakan ayah kandung dari salah satu istri Rasulullah SAW.

Umar bin Khattab pernah mengatakan bahwa :

هَذَانِ يَوْمَانِ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – عَنْ صِيَامِهِمَا يَوْمُ فِطْرِكُمْ مِنْ صِيَامِكُمْ ، وَالْيَوْمُ الآخَرُ تَأْكُلُونَ فِيهِ مِنْ نُسُكِكُمْ

Artinya : “ Dua hari ini adalah hari yang Rasulullah larang untuk berpuasa di dalamnya yaitu Idul Fitri, hari di mana kalian berbuka dari puasa kalian. Begitu pula beliau melarang berpuasa pada hari lainnya, yaitu Idul Adha di mana kalian memakan hasil sesembelihan kalian “. (H. R. Imam Bukhari).

Baca Juga:  Contoh Soal PTS IPA Kelas 9 Semester 2 & Kunci Jawaban

Melihat isi dari hadits riwayat Imam Bukhari tersebut, dapat disimpulkan bahwa umat muslim telah dilarang untuk berpuasa pada 3 hari Tasyrik.

Justru mereka dianjurkan untuk memakan daging hasil sesembelihan hewan qurban yang dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha kemarin.

Kemudian, selama hari Tasyrik itu masih diperbolehkan untuk menyembelih hewan qurban. Sebagaimana bunyi hadits dari Jubair bin Muth’im Radiyallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ كُلُّهَا ذَبْحٌ

Dengan arti : “ Di setiap hari tasyrik adalah penyembelihan “.(H. R. Ahmad, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’).

Walaupun berbeda hari, penyembelihan yang dilaksanakan pada hari Tasyrik ini dipandang sebagai ibadah qurban (urdhiyyah) atau nilainya sama seperti penyembelihan yang dilakukan pada Hari Raya Idul Adha.

Dengan ketentuan sebagian daging untuk dibagikan ke orang lain lalu sebagiannya lagi boleh dimakan ataupun disimpan.

Dibalik adanya larangan berpuasa, kita bisa melaksanakan ibadah lainnya yang juga menjadi anjuran bagi umat Rasulullah SAW .

Anjuran Amalan Ibadah Di Hari Tasyrik

Berikut ini ada beberapa amal ibadah yang dianjurkan pada hari Tasyrik, diantaranya :

Lisan Dibuat Banyak Berdzikir

Berdzikir juga merupakan bentuk dari salah satu ibadahnya umat islam dalam menggapai keberkahan dari Tuhan Robbul ‘Alamin.

Dengan membaca kalimat istighfar, tasbih, tahmid, takbir, dan semacamnya. Berikut lafadz-lafadznya :

Bacaan kalimat “Istighfar” :

أَسْتَغْفِرُ الله

Latinnya berbunyi : “Astaghfirullah“. Yang artinya : “ Aku memohon ampunan kepada Allah “. Atau bisa juga membaca untaian kalimatnya dengan lengkap :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أَتُوبُ إِلَيْه

Latinnya berbunyi : “Astaghfirullahalladzi Laa Ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyum Wa Atubu Ilaih”. Yang artinya : “ Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup Lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya “.

Bacaan kalimat “Tasbih” :

سبحان الله

Latinnya berbunyi : “Subhanallah”. Yang artinya : “ Maha Suci Allah “. Serta bacaan kalimat “Tahmid” :

الحمد لله

Latinnya berbunyi : “Alhamdulillah”. Yang artinya : “ Segala puji bagi Allah “. Kemudian melafalkan kalimat takbir yang biasa dikumandangkan dalam adzan.

Baca Juga:  Contoh Soal PAS IPA Kelas 8 Semester 2 Beserta Jawabannya

Bacaan kalimat “Takbir” :

الله أكبر

Latinnya berbunyi : “Allahu Akbar”. Yang artinya : “ Allah Maha Besar “.

Banyak Berdoa

Selanjutnya, amalan yang sangat dianjurkan saat masuk hari Tasyrik adalah dengan mengadahkan tangan seraya memohon ampunan kepada Allah atas kesalahan dan dosa yang telah diperbuat.

Sebab dikatakan hari Tasyrik merupakan saat-saat yang pas untuk memanjatkan do’a. Karena dipenuhi keutamaan dari mulainya hari itu bahkan sampai akhir.

Penyembelihan Hewan Qurban

Selain pada Hari Raya Idul Adha, pelaksanaan penyembelihan hewan qurban bisa dilakukan oleh umat islam di tiga hari Tasyrik.

Hal itu sudah menjadi anjuran bagi mereka yang belum sempat untuk berqurban di Hari Raya Qurban pada tanggal 10 Muharram sebelumnya.

Takbiran Usai Sholat Lima Waktu

Adapun amalan yang bisa dilakukan oleh kita sebagai umat islam di hari Tasyrik yaitu dengan melantunkan takbir ketika selesai sholat fardhu.

Layaknya takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha.

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang Hari Tasyrik jatuh pada tanggal berapa yang dapat saya sampaikan dilaman artikel ini. Semoga isi pendidikan yang dirangkai dari kata per kata kemudian menjadi sebuah kalimat yang disusun dalam bentuk paragraf ini dapat bermanfaat bagi kalian juga orang sekitar.

Saya mengucapkan terima kasih kepada kalian atas kunjungannya di artikel Hari Tasyrik ini, semoga apa yang tertulis disini bisa membantu kalian. Sampai bertemu di pembahasan selanjutnya.

Baca juga :

Niat Puasa Tarwiyah Arab, Latin, Arti Dan Keutamaannya

Doa Nabi Ibrahim Meminta Anak dan Rezeki Dalam Al Quran

Mukjizat Nabi Musa Alaihissalam Diantaranya Adalah, Simak!

Niat Puasa Qadha Ramadhan Bulan Rajab Arab Latin

Arti Ma Fi Qalbi Ghairullah Dan Kandungan Manfaat Didalamnya

Bacaan Doa Setelah Sholat Witir Arab dan Sesuai Sunnah

Lafadz Adzan Dan Iqomat Lengkap Latin Arti Dan Hukumnya

Mukjizat Nabi Ibrahim Alaihissalam Diantaranya Adalah, Simak!

The post Hari Tasyrik Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya! appeared first on Ayovaksindinkeskdi.

Artikel Terkait

fa-home
Home
fa-user
Account
fa-shopping-cart
Cart
fa-search
Search